..mmmm..udah lama saya ngga nulis..lha ini saya nulis lagi..yang mau baca monggo yang ngga mau baca tinggal klik tanda silang di ujung kanan monitor..itu lho ..nah.. Beginiā¦, terkadang hidup kita terasa seperti di ujung tanduk, hidup tak mampu mati segan, … Continue reading
KAYA, TUJUAN HIDUP ?

Rumah mewah terdapat kolam renang di dalamnya, dengan fasilitas cukup lengkap dan modern, terdapat juga 2 – 3 mobil mewah dengan kisaran harga diatas 300 juta, mungkin ada tambahan sepeda motor dengan harga mendekati harga mobil atau bahkan sepeda “onthel ” dengan harga diatas 7 juta. Bila kita melihat dan menyikapi hal tersebut dengan sudut pandang yang sama dengan sudut pandang mereka yang bisa disebut high class, maka bisa dikatakan wajar. Manusia dituntut untuk usaha dan bekerja keras demi meraih tujuan hidup, ada beberapa orang yang menganggap ” sukses ” berarti mereka bisa meraih apa yang diinginkan apakah itu jabatan, kekayaan, cita -cita. Sikap apa yang biasanya ditunjukkan oleh orang yang katanya sukses?, biasanya mereka akan merubah penampilan mereka mulai dari pakaian, sikap, pola pikir sampai barang – barang kebutuhan mereka akan dinaikan sesuai dengan level kesuksesan mereka, sebenarnya untuk apa mereka melakukan hal tersebut?,
padahal dengan hidup sama dengan sebelum mereka sukses tetap orang akan menilai bahwa orang tersebut sukses tanpa harus dipamerkan kepada orang lain.” Pengakuan ” itu kata yang tepat buat orang – orang seperti ini. Mereka merasa kurang bila orang lain tidak mengucapkan dengan mulut mereka masing – masing ” wah sukses ya sekarang sudah punya mobil?” atau kata – kata yang lain yang akan membuat si ” sukses ” ini bangga. Orang yang katanya sukses akan berfikir mereka akan membuktikan bahwa mereka sukses dengan membeli mobil mewah, rumah mewah, mencoba hobby baru yang biasanya dimiliki konglomerat seperti koleksi motor besar, golf, atau bahkan beli pulau, mereka terus berlomba untuk membuktikan siapa yang paling sukses dan terpandang diantara si “sukses” yang lain.

Pola pikir seperti ini terkadang konyol dan kekanak kanakan memang di satu sisi mereka maju dan terpandang tapi apakah mereka bisa sedikit saja untuk mengurangi sikap ” show off ” mereka yang terkadang terlihat berlebihan. Sebenarnya mereka bisa saja hidup tanpa harus beli sesuatu dimana barang tersebut justru tidak akan membuat hati dan pikiran mereka nyaman dan tentram, justru kebalikannya karena kepuasan itu tidak ada batasannya, apalagi ada sedikit bumbu iri dan kurang bersyukur terhadap sesuatu. Mereka akan berlomba mencapai kepuasannya, secara tidak sadar orang lain menganggap mereka itu sebenarnya sudah jauh melampaui sukses.Tekadang semua hal di atas belum cukup untuk si”sukses” dalam pengakuan publiknya, mereka masih mencari celah dengan ikut mencalonkan diri sebagi wakil rakyat supaya eksistensi mereka tetap terjaga di bumi ini, mereka sudah tidak bisa lagi berfikir secara rasional, jelas -jelas latar pendidikan mereka mungkin bukan di bidangnya dan sifat show off masih melekat erat di dalam diri mereka, dan sikap demikian apakah baik bila dijadikan seorang pemimpin? mereka saja tidak bisa memimpin dan mengendalikan kehidupan dan kebutuhannya, ” mosok yo dipercaya ” suruh jadi wakil rakyat? ( mode ketawa=on). Semua orang kepingin kaya dan sukses, untuk mencapai tujuan itu kita harus membenahi hati, pola pikir, gaya hidup,sikap kita di kehidupan ini, kaya dan sukses itu ada di dalam diri kita dan bukan dinilai dengan uang, mobil, rumah , hobby mahal. Kaya terlihat dari sikap kita dalam menyikapi masalah, pola pikir yang dewasa dan bijaksana, membeli sesuatu yang kita perlu saja yang penting tidak kekurangan dalam mencukupi kebutuhan pokok, bisa membayar pendidikan anak – anak dan menabung adalah sikap yang penting kumpulkan sedikit demi sedikit sisa uang yang kita dapat, dan jangan lupa untuk tertib ” zakat kanlah 2.5% ” penghasilan kita, ini adalah kunci sukses kita bila kita sudah mau untuk berbagi dengan orang lain saya yakin bila kita diberi rejeki oleh Tuhan baik itu banyak atau sedikit dan kita bisa mensyukuri nikmat dan rahmat-Nya berarti kita sudah ” Kaya” dan ” Sukses ” tanpa harus beli mobil, rumah mewah, dan harus belajar golf hanya untuk cari pengakuan bahwa kita ” kaya “, Hidup tidak usah ” neko – neko “, tidak usah show off tidak usah cari pengakuan. Jalani hidup ini dengan penuh rasa syukur dan bantu sesama adalah sikap yang bijaksana dan kaya. ( Rastianto )
